Sabtu, 14 September 2013

My Garnish


 Syarat-syarat Garnish
Apabila akan menghias hidangan, hendaknya memperhatikan beberapa persyaratan, berikut :
  1. Bahan yang dipakai harus bahan-bahan yang segar, dapat dimakan, tidak berulat, dan bersih.
  2. Harus mengetahui jenis masakan yang akan dihias, sehingga bahan yang dipakai dapat disesuaikan dengan bahan yang akan dimasak.
  3. Pergunakan warna yang menyolok dan menarik.
  4. Besar hiasan dan hidangan yang akan dihias harus seimbang dengan besar ruangan dan tahu persis dimana hiasan itu akan ditempatkan. Perbandingan hidangan dengan garnish ± 10 : 1.
  5. Alat-alat yang dipergunakan sesuai dengan kebutuhan agar hasilnya bagus, rapi, indah, dan memesona.
  6. Memberikan variasi warna pada makanan yang memang mempunyai warna yang kurang menarik agar terlihat lebih menarik.
  7. Makanan harus kelihatan menarik dan tekstur lebih baik. Makanan yang mempunyai bentuk kurang menarik, misalnya makanan tersebut terdiri dari bermacam-macam warna sehingga terlihat ramai. Garnish akan sangat membantu suatu makanan agar terlihat lebih menarik, misalnya dengan memberikan sehelai daun peterseli atau irisan tomat/jeruk nipis dan lain-lain.
  8. Menambah rasa dan aroma yang lezat. Misalnya, cream of asparagus soup ditambah dengan potongan asparagus yang kecil-kecil, steak yang mempunyai rasa hambar ditambahkan lada hitam dan lain-lain.
Peralatan untuk membuat Garnish
Peralatan yang dipergunakan antara lain, yaitu :
  1. Alas meja kerja dari formika atau plastik.
  2. Kain kerja, waskom besar dan kecil, piring kecil atau plastik, tempat sampah.
  3. Talenan, pisau lipat, gunting kecil, pisau bermacam-macam bentuk, dan sebagainya.
Bahan
Bahan-bahan yang dapat digunakan untuk membuat hiasan makanan dapat dibedakan menjadi 2, yaitu :
1. Buah-buahan
  • Tomat
  • Lemon
  • Apel
  • Radis
  • Lobak
  • Ketimun
  • Alpukat
  • Bit
  • Bawang Bombay
  • Bengkuang
  • Cabe merah
  • Cabe hijau
2. Bahan dari daun sayuran
  • Peterseli
  • Seledri dan bawang
  • Kemangi
  • Lettuce
  • Macam-macam selada
  • Sawi putih
  • Kol
Bentuk Garnish
Jenis-jenis garnish :
  1. Simple Garnish, adalah garnish yang terdiri dari satu bahan atau lebih, biasanya terbuat dari sayur-sayuran, cereal atau makanan-makanan yang sudah jadi, seperti crouton, bread, tart, dan sebagainya.
  2. Composite Garnish, adalah garnish yang terdiri dari bermacam-macam bahan sebagai hiasan yang sesuai dengan makanan dasar. Bahan-bahan tersebut harus mempunyai perpaduan rasa dan aroma dengan makanan pokok atau bahan satu dengan yang lainnya.
Penerapan Garnish
Salah satu food stylish andalan Indonesia mengatakan bahwa makanan juga perlu didandani, layaknya rambut atau wajah untuk membangkitkan appetite dan emosi orang yang melihatnya. Sebenarnya ini berhubungan erat dengan seni, karena kita bermain dengan komposisi, warna, tekstur dan kepekaan.
Setiap makanan, memiliki karakter masing-masing dan tidak bisa diperlakukan sama untuk dapat menimbulkan kesan yang sesuai. Misalnya saja buah ceri tidak matching bila dipakai menghias ikan gurame. Lalu memperlakukan makanan yang cepat meleleh seperti keju panas, saus atau es krim juga harus dengan kecepatan khusus. Soalnya kita berpacu dengan waktu. Tapi jangan sampai penataan makanan malah mengalihkan fokus orang dari makanan itu sendiri.
Cara Membuat Beberapa Macam Hiasan dari Buah dan Daun Sayuran
1. Bunga Mawar
  • Bahan : Wortel, bengkuang atau bit.
  • Alat yang dipakai : pisau dengan ujung yang tajam
  • Penerapan : untuk hiasan macam-macam lauk-pauk dan hidangan nasi
  • Pelaksanaan : wortel diambil pangkalnya, dikupas, dan dipotong-potong sepanjang 3 cm, kemudian dibentuk bulat. Mulai dari bagian paling bawah dan dibentuk helai-helai bunga dengan cara mengikis bagian-bagian yang bulat. Untuk membuat helai daun berikutnya, bentuk yang bulat dikurangi sambil dirapikan. Bentuk lagi helai-helai daun berikutnya dengan cara yang sama seperti di atas. Untuk membuat bunga mawar yang besar dan berwarna lain (merah dan putih) dapat dibuat dari bengkuang atau bit.
2. Bunga Gerbra
  • Bahan : Cabe merah
  • Alat yang dipakai : gunting kecil
  • Penerapan : untuk hiasan nasi tumpeng, nasi kuning, nasi goreng, macam-macam lauk-pauk, seperti sambal goreng, opor, urapan, dan lain-lain.
  • Pelaksanaan : pilih cabe merah yang besar dan gemuk. Tangkai cabe biarkan saja, kemudian gunting cabe sepanjang 3- 4 cm menurut panjangnya kea rah tangkai menjadi delapan atau dua belas helai daun bunga, bergantung dari besarnya cabe. Agar tidak lekas putus sewaktu menggunting, sisakan 1,5 cm di atas pangkal cabe. Biji cabe dikeluarkan semua, kemudian rendam bunga gerbra dalam air es sampai cukup mekar.
3. Bunga Krisan
  • Bahan : Lobak, bahan pewarna
  • Alat yang dipakai : pisau, sumpit, talenan
  • Penerapan : untuk hiasan pada slada, piring saji, aneka hidangan
  • Pelaksanaan : Kupas lobak sampai putih. Letakkan di atas talenan, tahan dengan sumpit pada kedua sisinya. Iris memanjang dengan pisau, putar lobak setengah putaran, letakkan sumpit dengan posisi yang sama. Potong lurus, jangan sampai miring. Rendam lobak dalam campuran air 2 cangkir dan 1 sendok garam, setelah lunak bilas hingga bersih. Irisan lobak dapat diwarnai dengan pewarna makanan. Rendam dalam larutan pewarna sesuai dengan warna yang dikehendaki, angkat, dan buka kelopak bunga hingga mekar secara pelan-pelan.
4. Kupu-kupu Tomat
  • Bahan : Tomat yang merah dan keras
  • Alat yang dipakai : pisau yang tajam
  • Penerapan : untuk menghias selada, piring hidangan
  • Pelaksanaan : Cuci bersih tomat, potong memanjang menjadi 8 bagian yang sama. Kupas kulit masing-masing tomat dari ujung bawah dengan pisau yang tajam sampai setengah bagian tomat. Lengkungkan kulit tomat ke belakang secara perlahan-lahan.
  • Taruh dua potongan tomat dengan punggung berlawanan arah sehingga menyerupai bentuk kupu-kupu.
5. Gulungan Mentimun
  • Bahan : Mentimun yang lunak dan berbiji sedikit
  • Alat yang dipakai : pisau yang tajam
  • Penerapan : untuk hiasan piring saji daging dingin/hidangan air laut.
  • Pelaksanaan : Cuci bersih mentimun, belah memanjang menjadi dua bagian. Iris ujungnya dengan potongan diagonal. Iris tipis-tipis searah dengan potongan diagonal, hati-hati jangan sampai terputus. Buat 7 atau 9 irisan untuk tiap kelompok. Pegang sepotong mentimun dengan bagian kulit di bawah dan buang kulit dari dagingnya hingga tersisa 1 cm. balikkan mentimun dan gulung tiap irisan kedua hingga ke bagian pangkal, biarkan irisan yang lain lurus. Letakkan dalam mangkuk besar yang berisi air dan biarkan beberapa jam
  •  
  •  
  •  
  • sumber: http://tokopastri.com/blog/pengertian-syarat-penerapan-dan-cara-membuat-garnish-untuk-hidangan

Minggu, 08 September 2013

Aneka Resep Masakan Pedas


ResepAyamBumbuPedas
Bahan:
  • 1 ekorayam, potong 12 bagian, lumuridengan air jeruknipis
  • 400 ml minyakgoreng
  • 1 bawangbombai, cincanghalus
  • 2 bhtomatmerah, potongkasar
  • 10 bhcabairawitmerah, biarkanutuh
  • 2 lbrdaunjeruk
  • 2 lbrdaunsalam
  • 1 sdtgulapasir (secukupnya)
  • 1 sdtgaram (secukupnya)

BumbuHalus:
  • 15 bhcabaimerah
  • 4 siungbawangputih
  • 1 ruasjarijahe

Cara Membuat:
  1. Panaskanminyakdangorengayamhinggasetengahmatang. Angkat, tiriskan.
  2. Tumisbawangbombaihinggaharum, masukkanbumbuhalus, tumissebentar, masukkansemuabumbu. Terakhir, masukkanayamdantumishinggamatang. Angkat.
  3. Sajikanselagipanasdengannasihangat.
Untuk 6 porsi
Nilaigizi per porsi:
Energi: 334 Kkal
Protein: 18,7 g
Lemak: 27,2 g
Karbohidrat: 3,0 g
Sumber : Tabloid-nakita.com

AyamBumbuRujak
http://www.melroseflowers.com/mkic/images/themes/arcsepa.gif

Bahan:
  • 1 ekor (600 gr) ayam
  • minyakgorengsecukupnya
Bumbu:
  • garamsecukupnya
  • mericabubuksecukupnya
  • 5 siungbawangmerah
  • 5 siungbawangputih
  • 5 butirkemiri
  • 5 buahcabaimerah, tumbukkasar
  • 1 buahtomat, iris
  • 2 helaidaunsalam
  •  1 batangserai, memarkan
  • 1 ruasjarilengkuas, memarkan
  • 1 sdtgulapasir
Cara Membuat:
  • Potongayammenjadi 8 bagian, berigaramdanmericabubuksecukupnya, gorenghinggamatang
  • Panaskansedikitminyak, tumisayambersamasemuabumbuhinggamatangdantercampur rata. Angkat.
Untuk 3-4 orang.

AyamGorengTepung

http://www.melroseflowers.com/mkic/images/themes/arcsepa.gif

Bahan:
  • 200 gr daging ayam
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • Garam dan merica bubuk  secukupnya
  • 100 gr tepung maizena
  • Minyak goreng secukupnya
Cara Membuat:
  • Iris daging ayam, beri bawang putih halus, garam dan merica bubuk secukupnya
  • Taburitepungmaizenahingga rata, lalu goring dalamminyakpanashinggamatang. angkat
  • Hidangkanbersamairisanjeruknipisdansaustomat
http://www.melroseflowers.com/mkic/images/themes/arcsepa.gif

AyamPanggangBumbuRempah

http://www.melroseflowers.com/mkic/images/themes/arcsepa.gif

Bahan:
  • 1 ekorayam  buras (kampung) 800 gr
  • garamsecukupnya
  • mericabubuksecukupnya
  • 4 siungbawangputih, cincang
  • 2 sdmkecapinggris
  • 4 buahcabaimerah
  • 6 buahcabairawit
  • 1/2 sdtketumbar, sangrai
  • 4 sdmmentega
  • 2 sdmkecapmanis
  • minyakgoreng
Cara Membuat:
  • Belahayammenjadi 2 bagian, usahakanjangansampaiputus. Lumuridengangaram, merica, bawangputih, dankecapinggrishingga rata
  • Tumbukcabaimerah, cabairawit, danketumbar, berimentegadankecapmanis, aduk rata. Olesikebadanayamhinggamerata. Panggangayamhinggamatangdanbumbumeresap
http://www.melroseflowers.com/mkic/images/themes/arcsepa.gif
SebelumnyaMenu Hidangan AyamSelanjutnya
AyamPanggangKecap
http://www.melroseflowers.com/mkic/images/themes/arcsepa.gif

Bahan:
  • 1 ekorayam, belah 2-4
  • 1 sdtasam
  • 1 sdtgaram
  • 6 sdmkecapmanis
  • 1 buahjeruknipis, ambil air
  • 250 cc air
  • 2 sdmminyaksayur
Bumbu yang dihaluskan:
  • 2 buahcabaimerah
  • 8 buahbawangmerah
  • 4 siungbawangputih
  • 1 sdtmericabulat
  • 3 buahkemiri, goreng
  • 3-4 sdmkecapmanis
  • 1 sdtgaram
  • gula
Cara Membuat:
  • Lumuriayamdenganasamdangaram yang sudahdicampurdengan 2 sdm air.
  • Tumisbumbuhalussampaiharumdengan 2 sdmminyaksayur.
  • Masukkanayam, aduksampaiayammenjadikaku.  Beri 250 cc air dankecapmanis, masaksampaiayamsetengahmatangdankuahnyamengental.  Beri air jeruknipis, angkat.
  • Panggangayam di dalam oven sambildiolesisisabumbusampaimatang.  Potong-potongsebelumdihidangkan.
Untuk 3-4 orang.

http://www.melroseflowers.com/mkic/images/themes/arcsepa.gif
SebelumnyaMenu Hidangan AyamSelanjutnya


ResepMasakanKepitingBumbukari

Resepmasakankepitingpadaumumnyaadalahsausasammanismaupunsausmentega. TapidiblogResepMasakan Indonesia kali inimenyajikanresepmasakan seafoodkepitingbumbukari. Kepiting yang dimasakbumbukarimenjadialternatif lain caramemasakkepiting. Rasanya yanggurihdanagakpedasselalumembangkitkanselera.Berikutiniresepmasakankarikepiting yang bisaandacobadirumah.
Bahan Kari Kepiting :
  • Kepitingsegar, 200 gram, bersihkan
  • Margarin / minyakgoreng, 2 sendokmakan
  • Santan, 500 ml
  • Cabaimerah, 2 buah
  • Cabairawit, 2 buah
  • Bawangmerah, 3 butir
  • Bawangputih, 2 siung
  • Kunyit, 2 ruasjari, haluskan
  • Kemiri, 2 butir
  • Jahe, 2 ruasjari, memarkan
  • Lengkuas, 2 jari, memarkan
  1. Cincanghalussemuabumbukecualijahedanlengkuas.
  2. Panaskanminyak, tumissemuabumbucincanghinggaharum.
  3. Masukkanjahedanlengkuas. Tuangsantan, masakhinggamendidihsambilsesekalidiaduk agar santantidakpecah.
  4. Masukkankepiting, masak di atasapibesarhinggakepitingmatangsekitar 15 menit. Angkatdansajikan.
KEPITING SAUS TIRAM
Sumber: Aneka MasakanKepiting



Bahan:
  • 2 ekorkepiting, belahdua, buangkakinya
  • 1 sdm air perasanjeruknipis
  • 1 sdtgaram
  • Minyaksecukupnyauntukmenggoreng

Bumbu:
  • 1 sdmminyak
  • 2 sdmmargarin
  • 2 siungbawangputih, cincanghalus
  • 1 buahbawangbombay, iris tipis memanjang
  • 1/2 sdtmericabubuk
  • 3 sdmsaustiram
  • 2 sdmkecapasin
  • 1 sdmsaostomatbotolan
  • 100 ml air

Cara Membuat:
  1. Lumurikepitingdengan air perasanjeruknipisdangaram. Biarkanselama 15 menit
  2. Gorengkepitingdenganapisedangsampaimatangdankering. Angkatdantiriskan
  3. Panaskanminyakdanmargarin, kemudiantumisbawangputihdanbawang Bombay sampaiharum
  4. Tambahkan air danbumbu yang lain, adukterussampaimendidih
  5. Masukkankepiting, aduk-aduksampaiairnyamenyusut. Angkat.

Kesegarankepitingsangatmempengaruhihasilolahankepitingkita.Olehkarenaitu, sangatpentingbagikitauntukmengetahuibagaimanacaramemilihkepiting yang segar. Silakanikuti tips dibawahinidalammembelikepiting :
  • Pilihkepiting yang masihlengkapjari-jarinya, capitnyajuga yang masihutuhdanbelumputus
  • Perhatikanmatanya, bilamasihbergerak, tandanyakepitingmasihhidup
  • Jari-jaridancapit yang masihbergerakjugabisadijadikanpatokanapakahkepitingnyamasihhidupatausudahmati
  • Kepitingbiasanyadijualdalamkeadaanterikat. Angkatlahbadankepiting, bilaterasaringanituberartidagingnyakurangpadatdankepiting yang beratadalahkepiting yang gemuk.
  • Janganpernahmembelikepiting yang kecil-kecilkarenakitanantiakankesulitanwaktumengeluarkandagingnya
  •  
  •  
  •  
  •  sumber; buku resep masakan keluarga

Kamis, 05 September 2013

HADITS TENTANG MENUNTUT ILMU


Ilmu merupakan kunci untuk menyelesaikan segala persoalan, baik persoalan yang berhubungan dengan kehidupan beragama maupun persoalan yang berhubungan dengan kehidupan duniawi. Ilmu diibaratkan dengan cahaya, karena ilmu memiliki pungsi sebagai petunjuk kehidupan manusia, pemberi cahaya bagi orang yang ada dalam kegelapan.
Orang yang mempunyai ilmu mendapat kehormatan di sisi Allah dan Rasul-Nya. Banyak ayat Al-Qur’an yang mengarah agar umatnya mau menuntut ilmu, seperti yang terdapat dalam Qs Al Mujadalah ayat 11:
يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرُُ
Artinya :
Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.s. al-Mujadalah : 11)
Selain itu banyak hadits Nabi Saw yang mendorong agar umat Islam bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Di bawah ini terdapat hadits Nabi Saw yang berkenaan dengan kewajiban menuntut ilmu diantaranya:
A. Hadits tentang keharusan meniru orang yang banyak ilmu
Perhatikan baik-baik hadits Rasulullah saw di bawah ini!
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ النَِّبيُ صلى الله عليه وسلم : لاَحَسَدَ إِلاَ فِي اثْنَتَيْنِ : رَجُلٌ أَتَاهُ اللهُ مَا لاً فَسُِّلطَ عَلىَ هَلَكِتهِ فيِ الَحقّ ِ, وَ رَجُلٌ أَتَاهُ اللهُ الْحِكْمةَ فَهُوَ يَقْضِى ِبهَا وَيُعَلِمُهَا (رواه البجاري)
Sebelum menterjemahkan secara keseluruhan hadits tersebut, marilah kita lihat terlebih dahulu terjemahannya secara harfiyah (kata-perkata) berikut ini :
Arti Harfiah Cara Membaca Tulisan Arab
Janganlah hasud Laa hasada لاَحَسَدَ
kecuali seperti dua orang ini. Illa fitsnataini إِلاَ فِي اثْنَتَيْنِ
orang yang diberi Allah Rojulun ataahullohu أَتَاهُ اللهُ رَجُلٌ
kekayaan berlimpah Malaan مَا لاً
dan ia membelanjakannya Fasullitho فَسُِّلطَ
Dengan benar Fil Haqqi في الحق
Hikmah Al-Hikmata الْحِكْمة
ia berprilaku sesuai dengannya Fa Huwa Yaqdhi فَهُوَ يَقْضِى
dan mengajarkannya Wayu’allimuha وَيُعَلِمُهَا
Artinya :
Dari Abdullah bin Mas’ud r.a. Nabi Muhamad pernah bersabda :”Janganlah ingin seperti orang lain, kecuali seperti dua orang ini. Pertama orang yang diberi Allah kekayaan berlimpah dan ia membelanjakannya secara benar, kedua orang yang diberi Allah al-Hikmah dan ia berprilaku sesuai dengannya dan mengajarkannya kepada orang lain (HR Bukhari)
Hadits di atas mengandung pokok materi yaitu seorang muslim harus merasa iri dalam beberapa hal. Memang iri atau perbuatan hasud adalah perbuatan yang dilarang dalam ajaran Islam, tetapi ada dua hasud yang harus ada pada diri seorang muslim, yaitu pertama menginginkan banyak harta dan harta itu dibelanjakan di jalan Allah seperti dengan berinfaq, shadaqah dan lainnya. Harta ini tidak digunakan untuk berbuat dosa dan maksiat kepada Allah, kedua menginginkan ilmu seperti yang dimiliki orang lain, kemudian ilmu itu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, juga diajarkan kepada orang lain dengan ikhlash.
Hukum mencari ilmu itu wajib, dengan rincian, pertama hukumnya menjadi fardhu ‘ain untuk mempelajari ilmu agama seperti aqidah, fiqih, akhlak serta Al-Qur’an. Ilmu-ilmu ini bersipat praktis, artinya setiap muslim wajib memahami dan mempraktekkan dalam pengabdiannya kepada Allah. Fardu ‘ain artinya setiap orang muslim wajib mempelajarinya, tidak boleh tidak.
Dan kedua hukumnya menjadi fardu kifayah untuk mempelajari ilmu pengetahuan umum seperti : ilmu sosial, kedokteran, ekonomi serta teknologi. Fardu Kifayah artinya tidak semua orang dituntut untuk memahami serta mempraktekkan ilmu-ilmu tersebut, boleh hanya sebagian orang saja.
Kewajiban menuntut ilmu ini ditegaskan dalam hadits nabi, yaitu :
رواه إبن عبد البر)) طَلَبُ اْلعِلْمَ فَرِيْضِةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَ مُسْلِمَةٍ
Artinya :
Mencari ilmu itu hukumnya wajib bagi muslimin dan muslimat”(HR. Ibnu Abdil Bari)
Secara jelas dan tegas hadits di atas menyebutkan bahwa menuntut ilmu itu diwajibkan bukan saja kepada laki-laki, juga kepada perempuan. Tidak ada perbedaan bagi laki-laki ataupun perempuan dalam mencari ilmu, semuanya wajib. Hanya saja bahwa dalam mencari ilmu itu harus tetap sesuai dengan ketentuan Islam.
Kewajiban menuntut ilmu waktunya tidak ditentukan sebagimana dalam shalat, tetapi setiap ada kesempatan untuk menuntutnya, maka kita harus menuntut ilmu. Menuntut ilmu tidak saja dapat dilaksanakan di lembaga-lembaga formal, tetapi juga dapat dilakukan lembaga non formal. Bahkan, pengalaman kehidupanpun merupakan guru bagi kita semua, di mana kita bisa mengambil pelajaran dari setiap kejadian yang terjadi di sekeliling kita. Begitu juga masalah tempat, kita dianjurkan untuk menuntut ilmu dimana saja, baik di tempat yang dekat maupun di tempat yang jauh, asalkan ilmu tersebut bermanfaat bagi kita. Nabi pernah memerintahkan kepada umatnya untuk menuntut ilmu walaupun sampai di tempat yang jauh seperti negeri China.
Selain itu menuntut ilmu itu tidak mengenal batas usia, sejak kita terlahir sampai kita masuk kuburpun kita senentiasa mengambil pelajaran dalam kehidupan, dengan kata lain Islam mengajarkan untuk menuntut ilmu sepanjang hayat dikandung badan. Sebagaimana tercantum dalam hadits nabi :
أُطْلُبُ الْعِلْمَ مِنَ الْمَحْدِ إِلَى اللَّهْدِ (رواه مسلم)
Artinya
“Carilah ilmu dari buaian sampai liang lahat”(HR. Muslim)
B. Hadits yang menjelaskan keutamaan orang yang menuntut ilmu
Rasulullah bersabda tentang keutamaan menuntut ilmu sebagai berikut :
مَْن سَلَكَ طَرِْيقًا َيلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ طَرِيْقًا ِإلىَ اْلجَنَّةِ (رواه مسلم)
Perhatikan terjemahan secara harfiah dibawah ini :
Arti Harfiah Cara Membaca Tulisan Arab
Barang siapa yang menempuh Man salaka مَْن سَلَك
suatu jalan Thoriiqon طَرِْيقًا
Ilmu ‘ilman عِلْمًا
Allah akan memudahkan Sahhalalloohu سَهَّلَ اللهُ
Baginya Lahu لَهُ
Jalan menuju surga Thoriiqon ilal jannah طَرِيْقًا ِإلىَ اْلجَنَّةِ
Terjemah secara lengkap :
Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga (HR Muslim)
Hadits di atas memberi gambaran bahwa dengan ilmulah surga itu akan didapat. Karena dengan ilmu orang dapat beribadah dengan benar kepada Allah Swt dan dengan ilmu pula seorang muslim dapat berbuat kebaikan. Oleh karena itu orang yang menuntut ilmu adalah orang yang sedang menuju surga Allah.
Mencari ilmu itu wajib, tidak mengenal batas tempat, dan juga tidak mengenal batas usia, baik anak-anak maupun orang tua. Kewajiban menuntut ilmu dapat dilaksanakan di sekolah, pesantren, majlis ta’lim, pengajian anak-anak, belajar sendiri, penelitian atau diskusi yang diselenggrakan oleh para remaja mesjid.
Ilmu merupakan cahaya kehidupan bagi umat manusia. Dengan ilmu, kehidupan di dunia terasa lebih indah, yang susah akan terasa mudah, yang kasar akan terasa lebih halus. Dalam menjalankan ibadah kepada Allah, harus dengan ilmu pula. Sebab beribadah tanpa didasarkan ilmu yang benar adalah sisa-sia belaka. Oleh karena itu dengan mengamalkan ilmu di jalan Allah merupakan ladang amal (pahala) dalam kehidupan dan dapat memudahkan seseorang untuk masuk ke dalam surga Allah.
Allah sangat mencintai orang-orang yang berilmu, sehingga orang yang berilmu yang didasarkan atas iman akan diangkat derajatnya oleh Allah, sebagaimana firman-Nya:
يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرُُ
Artinya :
Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.s. al-Mujadalah : 11)
Keutamaan lainnya dari ilmu adalah dapat mencapai kebahagiaan baik di dunia ataupun di akhirat. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits nabi :
مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ وَ مَنْ أَرَادَ ْالآخِرَةِ فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ وَ مَنْ أَرَادَ هُمَا فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ (رواه الطبراني)
Artinya
Barangsiapa yang menginginkan kehidupan dunia, mak ia harus memiliki ilmu, dan barang siapa yang menginginkan kehidupan akhirat maka itupun harus dengan ilmu, dan barang siapa yang menginginkan keduanya maka itupun harus dengan ilmu (HR. Thabrani)
Kebahagian di dunia dan akhirat akan dapat diraih dengan syarat memiliki ilmu yang dimanfa’tkan. Manfa’at ilmu pengetahun bagi kehidupan manusia, antara lain :
1. Ilmu merupakan cahaya kehidupan dalam kegelapan, yang akan membimbimg manusia kepada jalan yang benar
2. Orang yang berilmu dijanjikan Allah akan ditinggikan derajatnya menjadi orang yang mulia beserta orang-orang yang beriman
3. Ilmu dapat membantu manusia untuk meningkatkan taraf hidup menuju kesejahteraan, baik rohani maupun jasmani
4. Ilmu merupakan alat untuk membuka rahasia alam, rahasia kesuksesan hidup baik di dunia maupun di akhirat
RANGKUMAN
1. Seorang muslim dibolehkan merasa iri dalam hal pertama melihat orang yang mempunyai harta kemudian menafkahkan hartanya di jalan Allah, dan kedua, orang yang mempunyai ilmu kemudian diamalkan dan diajarkan kepada orang lain.
2. Orang yang menuntut ilmu secara ikhlash akan dimudahkan oleh Allah masuk surga
3. Menuntut ilmu itu hukumnya wajib bagi setiap muslim laki-laki dan perempuan, dari mulai sejak lahir sampai sebelum masuk kubur
4. Ilmu yang harus dicari adalah ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum yang bermanfaat
5. Kewajiban orang yang memiliki ilmu adalah mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari dan mengajarkannya kepada orang lain
6. Ilmu merupakan cahaya yang menerangi dalam kehidupan, juga merupakan kunci pembuka rahasia alam yang dapat dimanfa’atkan dalam kehidupan.
7. Manfa’at ilmu pengetahun begitu besar dalam kehidupan manusia, baik untuk kebahagiaan di dunia ataupun di akhirat kelak


sumber: tonyzsma8smg.wordpress.com